Wow, Kerugian Korupsi Pembuatan Wastafel di Aceh saat Pandemi Covid-19 Rp7,2 Miliar

Nani Suherni
Dirreskrimsus Polda Aceh Kombes Winardy menjelaskan hasil audit BPKP Perwakilan Aceh dalam dugaan korupsi pembuatan wastafel (Foto: Dok Polda Aceh)

BANDA ACEH, iNews.id -Kerugian negara dalam korupsipembuatan wastafel di Aceh saat pandemi Covid-19 mencapai Rp7,2 miliar. Hal ini sesuai perhitungan BPKP Perwakilan Aceh.

Dirreskrimsus Polda Aceh Kombes Winardy mengatakan dalam laporan hasil audit yang diterima, jumlah kerugian keuangan negara akibat kasus tersebut capai Rp7.215.125.020. Dari data tersebut, penyidik akan menganalisis.

"Penyidik akan segera menganalisis hasil tersebut dan menggelar perkara untuk penetapan tersangka," katanya.

Kerugian keuangan negara tersebut merupakan hasil hitungan dari kekurangan volume dan mutu dari 390 paket kegiatan pengadaan langsung pembuatan tempat cuci tangan dan sanitasi atau wastafel pada SMA, SMK, dan SLB di seluruh Aceh. Nilai kontrak keseluruhan pekerjaan tersebut Rp43.742.310.655 yang bersumber dari APBD refocusing Covid-19 yang dianggarkan pada Dinas Pendidikan Aceh tahun 2020.

Editor : Nani Suherni
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Anggota Bawaslu Gunungsitoli Divonis 1 Tahun Penjara Kasus Pungli Honor Pokja

57 tahun lalu

Kasus Tambang Ilegal di Way Kanan Rugikan Negara Rp1,5 Triliun, 13 Tersangka Segera Diadili

57 tahun lalu

Eks Pejabat Kemensos Jadi Tersangka Korupsi Bantuan Kapal Nelayan di Ende

57 tahun lalu

Hakim Bebaskan 4 Terdakwa Korupsi Kasus Penjualan Lahan Eks PTPN II

57 tahun lalu

Alasan Kejari Setop Kasus Dugaan Korupsi Wawali Bandung Erwin, Ternyata karena Ini

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal