Harga Oli Mobil dan Motor Bisa Terus Naik, Produsen Mulai Kencangkan Ikat Pinggang

Dani M Dahwilani
Produsen oli di Indonesia mulai melakukan penyesuaian harga jual akibat kenaikan biaya bahan baku, logistik, dan pelemahan nilai tukar rupiah terhadap dolar AS. (Foto: ilustrasi/AI))

Produsen pelumas Top 1 menjadi salah satu yang merasakan dampaknya. Head of Sales Division Top 1, Rahman Rahadian mengatakan penyesuaian harga sulit dihindari di tengah kondisi geopolitik saat ini.

“Terkait kondisi geopolitik, penyesuaian harga tentu tidak bisa dihindari sayangnya. Jadi karena selain harga juga terjadi kelangkaan dalam bahan baku,” kata Rahman.

Meski demikian, pihaknya masih optimistis kondisi pasar dapat terkendali hingga akhir tahun. “Prediksi kita sih mudah-mudahan sampai akhir tahun tidak ada satu hal yang bisa membuat sampai kita khawatir,” ujarnya.

Rahman mengungkapkan, kenaikan harga pelumas yang sudah diterapkan saat ini berada di kisaran 15 persen. Namun, dalam satu hingga dua bulan ke depan, kenaikan tambahan diperkirakan masih akan terjadi dan bahkan bisa melampaui 20 persen.

“Saat ini kenaikan yang sudah diberikan di angka sekitar 15 persen. Tapi kemungkinan besar dalam 1-2 bulan ke depan kita harus meningkatkan sekitar 15 sampai 20 persen lagi,” ucapnya.

Editor : Dani M Dahwilani
Artikel Terkait
Nasional
3 hari lalu

Minyak Dunia Bergejolak, Harga Oli Terancam Naik Berkali-kali Lipat

Aksesoris
4 hari lalu

Ekspansi Pasar Pelumas di Indonesia, Top 1 Kolaborasi Garuda

Niaga
9 hari lalu

Harga Pelumas Kendaraan di Indonesia Naik, Imbas Geopolitik dan Rupiah Melemah

Nasional
9 hari lalu

Situasi Geopolitik di Timur Tengah Tak Menentu, Harga Pelumas di Indonesia Naik

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal