Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Harga Pelumas Kendaraan di Indonesia Naik, Imbas Geopolitik dan Rupiah Melemah
Advertisement . Scroll to see content

Situasi Geopolitik di Timur Tengah Tak Menentu, Harga Pelumas di Indonesia Naik

Sabtu, 02 Mei 2026 - 07:56:00 WIB
Situasi Geopolitik di Timur Tengah Tak Menentu, Harga Pelumas di Indonesia Naik
Dampak situasi geopolitik dan rupiah anjlok, harga pelumas kendaraan di Indonesia mengalami kenaikan.  (Foto: Ilustrasi AI)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Harga pelumas kendaraan di Indonesia mengalami kenaikan. Ini terjadi imbas dari melonjaknya harga minyak dunia akibat konflik geopolitik global yang tak kunjung mereda, terutama di kawasan Timur Tengah.

Konflik berkepanjangan yang melibatkan Amerika Serikat, Israel dan Iran membuat pasokan minyak terganggu. Jalur distribusi strategis seperti Selat Hormuz membuat suplai minyak mentah dunia tersendat. 

Dampaknya, harga minyak mentah dunia sebagai bahan baku utama pelumas melonjak signifikan. Bahkan, dalam beberapa pekan terakhir harga minyak jenis Brent sempat menembus di atas 100 dolar AS hingga mendekati 118 dolar AS per barel. 

Bank Dunia juga memperingatkan harga energi global berpotensi melonjak hingga 24 persen sepanjang 2026 akibat perang di Timur Tengah. 

Kenaikan harga minyak mentah tersebut secara langsung berdampak pada industri pelumas. Sebab, sekitar 70–80 persen komponen pelumas berasal dari base oil yang diolah dari minyak bumi. Ketika harga minyak naik tajam, biaya produksi pelumas ikut terdongkrak naik.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut