JAKARTA, iNews.id – Ford Mustang Mach-E model 2026 hadir dengan sejumlah perubahan yang langsung memancing perhatian. Salah satu yang paling mencolok adalah dihapusnya bagasi depan atau frunk sebagai perlengkapan standar.
Kini, konsumen yang menginginkan ruang penyimpanan tambahan di bagian depan harus membayar ekstra. Berdasarkan konfigurator online terbaru, frunk diposisikan sebagai opsi tambahan dengan banderol 495 dolar AS atau sekitar Rp7 jutaan.
Dilansir dari Carscoops, Kamis (26/2/2026), informasi tersebut pertama kali ramai dibahas setelah ditemukan dalam pembaruan konfigurator resmi pabrikan. Menariknya, ini menjadi salah satu contoh langka di industri kendaraan listrik ketika fitur yang sebelumnya standar justru berubah menjadi opsi berbayar.
Selama ini, frunk identik dengan mobil listrik karena tidak adanya mesin konvensional di bagian depan. Meski begitu, tidak semua kendaraan listrik memiliki fitur tersebut. Namun jarang ada kasus di mana frunk dicopot dari daftar standar seperti yang dilakukan Ford kali ini.
Pihak pabrikan menyebut keputusan itu diambil berdasarkan perilaku konsumen. Mereka mengklaim tidak banyak pemilik Mustang Mach-E yang benar-benar memanfaatkan bagasi depan dalam penggunaan sehari-hari.
Menghilangkan frunk sebagai fitur bawaan, Ford mengaku dapat memangkas biaya produksi. Penghematan tersebut diteruskan kepada pelanggan dalam bentuk penyesuaian harga.
Sebagai gambaran, varian performa tinggi seperti Ford Mustang Mach-E GT dilaporkan mengalami penurunan harga hampir 1.000 dolar AS dibanding model tahun sebelumnya. Namun, untuk varian entry-level, harga awalnya tetap berada di angka 37.795 dolar AS, sehingga distribusi efisiensi biaya dinilai tidak merata di seluruh lini.