Amunisi Menipis gegara Perang Iran, AS Gandeng Produsen Mobil GM dan Ford Produksi Senjata
WASHINGTON, iNews.id - Pemerintah Amerika Serikat (AS) mendesak produsen kendaraan untuk terlibat dalam memproduksi senjata dan amunisi. Persediaan amunisi AS terkuras akibat perang melawan Iran sejak 28 Februari lalu.
Surat kabar The Wall Street Journal (WSJ), mengutip sumber pejabat AS, melaporkan para petinggi Departemen Pertahanan (Pentagon) bertemu dengan produsen mobil serta perusahaan lain untuk memulihkan kembali persediaan amunisi. Para pemimpin perusahaan yang ditemui Pentagon antata lain CEO Ford Motor Jim Farley dan CEO General Motors (GM) Mary Barra.
Disebutkan, Presiden Donald Trump ingin produsen mobil untuk memainkan peran lebih besar dalam produksi militer.
Menurut sumber tersebut, perang Iran serta bantuan persenjataan untuk Ukraina menguras persediaan amunisi AS. Oleh karena itu, Pentagon mempertimbangkan untuk melibatkan perusahaan otomotif dalam proses tersebut.
AS Kirim 6.000 Pasukan Tambahan ke Timur Tengah, Antisipasi Perang Lanjutan Lawan Iran
Para pejabat senior Pentagon berharap produsen mobil bisa memanfaatkan kapasitas manufaktur mereka untuk memproduksi senjata dan perlengkapan militer.