Produsen Mobil di Indonesia Waspadai Dampak Buruk Konflik di Timur Tengah

Dani M Dahwilani
Ketegangan di Timur Tengah yang terus berlangsung dikhawatirkan dapat mengganggu rantai pasok komponen otomotif. (Foto: Ilustrasi AI)

“Untuk saat ini belum ada pengaruh. Kita masih melihat perkembangan,” ujar Direktur Marketing PT Toyota-Astra Motor (TAM) Jap Ernando Demily di Jakarta, Jumat (6/3/2026).

Meski begitu, Jap Ernando mengakui konflik geopolitik berpotensi memengaruhi kondisi ekonomi global. Jika ketegangan terus meningkat, dampaknya bisa merambat ke berbagai sektor industri, termasuk otomotif.

Menurutnya, stabilitas ekonomi dunia sangat berkaitan dengan permintaan kendaraan. Ketika kondisi ekonomi terganggu, daya beli masyarakat berpotensi ikut melemah sehingga memengaruhi penjualan otomotif.

Editor : Dani M Dahwilani
Artikel Terkait
57 tahun lalu

BYD Ungkap Sisihkan Setiap Penjualan Mobil Bantu Sekolah Anak Indonesia

57 tahun lalu

Bikin Kaget! BYD M6 DM Dibanderol mulai Rp298 Juta, Ada 2 Model Cross dan Classic

57 tahun lalu

BYD Ungkap Bakal Bikin Robot Humanoid, Manfaatkan Teknologi Mobil Pintar

57 tahun lalu

7 Penyebab Motor Turun Mesin, Kebiasaan Buruk Ini Sering Diabaikan

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal