7 Penyebab Motor Turun Mesin, Kebiasaan Buruk Ini Sering Diabaikan
JAKARTA, iNews.id – Turun mesin menjadi salah satu kondisi yang paling dihindari pemilik sepeda motor karena membutuhkan biaya perbaikan yang tidak sedikit. Kondisi ini biasanya terjadi ketika terdapat kerusakan serius pada komponen internal mesin sehingga memerlukan pembongkaran secara menyeluruh.
Turun mesin merupakan proses pembongkaran mesin akibat kerusakan pada komponen penting seperti piston, ring piston, silinder, hingga crankshaft. Kerusakan tersebut umumnya tidak dapat ditangani hanya dengan servis ringan dan membutuhkan penggantian atau perbaikan komponen utama.
Penyebab turun mesin kerap berawal dari perawatan yang kurang optimal, seperti jarang mengganti oli atau penggunaan motor yang tidak sesuai prosedur. Kondisi tersebut dapat membuat mesin mengalami overheat dan merusak komponen inti, termasuk piston, ring piston, dan klep.
Dilansir dari laman Suzuki, banyak kasus turun mesin terjadi akibat akumulasi kebiasaan buruk yang dilakukan dalam jangka panjang. Berikut sejumlah penyebab sepeda motor turun mesin yang paling umum terjadi.
1. Telat Mengganti Oli Mesin
Oli memiliki fungsi penting sebagai pelumas, pendingin, sekaligus pembersih komponen mesin. Jika oli tidak diganti secara rutin, kualitasnya akan menurun sehingga tidak mampu melindungi komponen mesin secara optimal.