Produsen Mobil di Indonesia Waspadai Dampak Buruk Konflik di Timur Tengah

Dani M Dahwilani
Ketegangan di Timur Tengah yang terus berlangsung dikhawatirkan dapat mengganggu rantai pasok komponen otomotif. (Foto: Ilustrasi AI)

JAKARTA, iNews.id – Konflik geopolitik di Timur Tengah mulai menjadi perhatian serius bagi industri otomotif global, termasuk para produsen kendaraan di Indonesia. Ketegangan yang terus berlangsung dikhawatirkan dapat mengganggu rantai pasok komponen otomotif hingga memicu kenaikan biaya distribusi internasional.

Sejumlah perusahaan otomotif menyebut dampaknya belum terasa secara langsung terhadap aktivitas produksi dan penjualan di dalam negeri. Meski demikian, mereka tetap memantau perkembangan situasi global karena konflik berkepanjangan berpotensi memengaruhi jalur logistik, pasokan komponen, hingga stabilitas ekonomi dunia.

Deputy Managing Director PT Suzuki Indomobil Sales (SIS), Donny Saputra mengatakan, hingga saat ini kegiatan ekspor Suzuki dari Indonesia masih berjalan seperti biasa. Pengiriman kendaraan ke berbagai negara tujuan juga belum mengalami penghentian.

Menurut dia, sektor produksi Suzuki di Indonesia relatif aman karena tingkat kandungan lokal kendaraan sudah sangat tinggi. "Komponen lokal yang mencapai hampir 90 persen membuat perusahaan tidak terlalu bergantung pada pasokan impor," ujarnya saat dikonfirmasi media, Rabu (11/3/2026).

Meski kondisi saat ini masih stabil, Suzuki tetap mencermati perkembangan konflik global yang dapat memengaruhi industri otomotif. Beberapa risiko yang menjadi perhatian antara lain potensi perubahan jalur pelayaran internasional, gangguan keamanan di rute distribusi laut, serta fluktuasi nilai tukar mata uang.

Editor : Dani M Dahwilani
Artikel Terkait
57 tahun lalu

BYD Ungkap Sisihkan Setiap Penjualan Mobil Bantu Sekolah Anak Indonesia

57 tahun lalu

Bikin Kaget! BYD M6 DM Dibanderol mulai Rp298 Juta, Ada 2 Model Cross dan Classic

57 tahun lalu

BYD Ungkap Bakal Bikin Robot Humanoid, Manfaatkan Teknologi Mobil Pintar

57 tahun lalu

7 Penyebab Motor Turun Mesin, Kebiasaan Buruk Ini Sering Diabaikan

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal