Lamborghini Batal Kembangkan Supercar Listrik, Alasannya Mencengangkan

Dani M Dahwilani
Setelah sempat merencanakan membangun supercar listrik sebagai model keempat, Lamborghini membatalkan memilih arah pengembangan mobil berikutnya. (Foto: AI)

Pabrikan seperti Ferrari, Aston Martin, dan Bentley telah menawarkan mobil grand tourer dua pintu dengan performa tinggi yang tetap mampu membawa empat penumpang.

Bagi Lamborghini, ide menghadirkan mobil grand tourer sebenarnya bukan hal baru. Pada 2014, mereka sempat memamerkan konsep hybrid bernama Lamborghini Asterion.

Konsep tersebut menggabungkan mesin V10 dengan teknologi hybrid, namun hanya memiliki konfigurasi dua tempat duduk sehingga belum benar-benar masuk kategori grand tourer 2+2.

Meski belum ada detail teknis terkait model baru tersebut, peluang kehadiran mobil grand tourer Lamborghini cukup menarik. Model seperti ini berpotensi menjadi kendaraan performa tinggi yang lebih nyaman untuk perjalanan jarak jauh, sekaligus tetap mempertahankan karakter khas Lamborghini yang agresif dan eksotis.

Jika rencana ini terealisasi, Lamborghini bisa membuka segmen baru dalam portofolionya, sekaligus memperluas jangkauan pasar tanpa harus meninggalkan identitas sebagai produsen supercar berperforma tinggi. 

Editor : Dani M Dahwilani
Artikel Terkait
Mobil
4 hari lalu

Kendaraan Listrik Bebas Pajak di Jakarta, AEML Ungkap Dampak Berantai

Mobil
4 hari lalu

Volkswagen ID. Buzz Eclipse Edition Meluncur di Indonesia, Intip Ubahannya

Mobil
4 hari lalu

5 Fakta Insentif Mobil Listrik, Nomor 3 Mengejutkan

Mobil
5 hari lalu

Akselerasi Kendaraan Listrik, Indomobil Kumpulkan Brand EV dalam Satu Atap

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal