Secara tidak langsung, Kepolisian Kingston mengisyaratkan evaluasi internal atas kebijakan tersebut. Mereka menyatakan belum lagi menggunakan drone untuk penindakan pengemudi lalai sejak insiden pertama pada Mei.
Pihak kepolisian juga mengaku tidak mengetahui adanya lembaga lain di Kanada yang memanfaatkan drone untuk penegakan lalu lintas serupa. Pernyataan itu semakin memperkuat dugaan adanya persoalan dalam kebijakan tersebut.
Drone yang digunakan dalam operasi itu adalah DJI Matrice 300. Perangkat ini mulai dioperasikan sejak 2021 dan umumnya dipakai untuk rekonstruksi kecelakaan, pencarian orang hilang, pengejaran tersangka, serta pengamanan acara berskala besar.
Penggunaan drone untuk memantau lalu lintas dinilai sebagian pihak melampaui fungsi awalnya. Selain menimbulkan distraksi visual, praktik ini juga dianggap berpotensi melanggar privasi warga.
Yayasan hukum Canadian Constitution Foundation ikut menyoroti kasus tersebut. Mereka menilai penggunaan drone dalam konteks ini bisa dikategorikan sebagai penggeledahan dan penyitaan yang tidak wajar.