5 Cara Mengatasi Microsleep saat Berkendara, Awas Jangan sampai Ketiduran

Annastasya Rizqa
Di balik meningkatnya mobilitas kendaraan, terdapat risiko besar yang sering diabaikan pengemudi, yakni microsleep saat berkendara. (Foto: Ilustrasi/AI)

2. Pastikan Tidur Cukup Sebelum Berangkat

Kondisi tubuh sebelum berkendara sangat menentukan keselamatan selama perjalanan. Pengemudi sebaiknya memastikan tidur cukup sebelum memulai perjalanan jauh.

Idealnya, seseorang tidur selama enam hingga delapan jam pada malam sebelum berkendara. Waktu tidur yang cukup membantu menjaga fokus dan refleks saat berada di jalan.

Sebaliknya, begadang atau kurang tidur akan membuat tubuh lebih cepat lelah. Kondisi tersebut meningkatkan potensi microsleep saat berkendara.

3. Konsumsi Kafein Secara Bijak

Minuman berkafein seperti kopi atau teh dapat membantu meningkatkan kewaspadaan dalam waktu sementara. Kandungan kafein dapat merangsang sistem saraf sehingga rasa kantuk berkurang.

Namun, kafein tidak boleh dijadikan solusi utama untuk melawan rasa kantuk. Efeknya hanya bertahan beberapa jam sehingga tetap perlu diimbangi dengan istirahat yang cukup.

Editor : Dani M Dahwilani
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Kronologi Kecelakaan Tewaskan 5 Orang di Tol Pekanbaru-Dumai, Diduga Sopir Microsleep

57 tahun lalu

Kecelakaan Maut Hiace Tabrak Truk di Tol Pekanbaru-Dumai Riau, 5 Orang Tewas

57 tahun lalu

Jasa Marga Ungkap Microsleep Jadi Penyebab Utama Kecelakaan selama Mudik Lebaran

57 tahun lalu

Transjakarta Adu Banteng di Jalur Langit Cipulir, Pramono Minta Operator Disanksi

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal