Kurangi Limbah, Michelin Tak Lagi Gunakan Plastik pada Ban Baru 

Riyandy Aristyo
Michelin Indonesia mengumumkan tidak lagi menggunakan pembungkus plastik pada ban baru. (Foto: Michelin) 

"Meskipun penjualan ban mobil penumpang di Indonesia tidak menggunakan bungkus plastik, sebagian besar ban roda dua masih dibungkus plastik," katanya. 

Secara bertahap hingga akhir 2021, Michelin dapat mengurangi lebih dari 80 persen sampah plastik sekali pakai yang dihasilkan ban motor. 

"Pada 2022 kami menargetkan 0 net sampah bungkus plastik ban. Kami percaya ini adalah langkah yang tepat sebagai bentuk tanggung jawab Michelin mencapai proses bisnis berkelanjutan," ujar Steven. 

Head of Marketing Consumer Products Michelin Indonesia, Roslina Komalasari menambahkan, meski tanpa bungkus plastik, kualitas dan performa ban Michelin tidak akan berkurang atau terganggu. "Ban Michelin diproduksi menggunakan bahan baku kualitas terbaik dan mengikuti standar keselamatan tertinggi," kata Roslina.

Editor : Dani M Dahwilani
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Bahaya Plastik Hitam Dipakai Bungkus Daging, Bisa Picu Gangguan Saraf hingga Kanker

57 tahun lalu

Harga Plastik Naik hingga 100 Persen, Pelaku UMKM Kelimpungan

57 tahun lalu

Pemerintah Bebaskan Bea Masuk LPG dan Bahan Baku Plastik, Redam Efek Perang AS-Iran

57 tahun lalu

Beras SPHP Boleh Pakai Kemasan Lama imbas Kenaikan Harga Plastik, Ini Syaratnya

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal