Warga Seruyan Tewas saat Demo Kebun Sawit, DPR Minta Pemerintah Perhatikan Tuntutan Rakyat

Achmad Al Fiqri
Demo berujung ricuh kembali terjadi di Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah (Kalteng). (Foto: Istimewa).

JAKARTA, iNews.id - Komisi IV DPR menyoroti bentrokan warga Seruyan, Kalimantan Tengah (Kalteng), dengan aparat kepolisian saat unjuk rasa terkait konflik perkebunan sawit. Pemerintah diminta untuk memperhatikan tuntutan warga.

Anggota Komisi IV DPR, Daniel Johan menyayangkan bentrokan antara warga dan kepolisian di Seruyan, Kalteng. Apalagi, insiden itu telah menimbulkan korban jiwa.

"Penting bagi aparat kepolisian untuk menjalankan tugas mereka dengan profesional dan menghormati hak asasi manusia," kata Daniel dalam keterangannya, Selasa (10/12/2023).

Daniel pun meminta pemerintah memerhatikan tuntutan warga mengenai kewajiban yang harus diberikan oleh perusahaan besar swasta (PBS) maupun hutan tanaman industri (HTI) sebagai pihak yang mendapat izin pemanfaatan lahan. 

Adapun tuntutan warga yakni, pemenuhan janji dari PT HMBP sebagai pemegang izin HGU terhadap kewajiban menyediakan kebun plasma sebanyak 20 persen bagi warga setempat. Namun hingga puluhan tahun, kewajiban tersebut tidak juga direalisasikan sehingga membuat warga geram dan melakukan demo di kebun sawit PT HMBP.

Menurutnya, masalah itu terjadi karena pihak perusahaan tidak memenuhi kewajibannya kepada warga. Alhasil, konflik sosial di sana terjadi.

Editor : Faieq Hidayat
Artikel Terkait
Nasional
4 jam lalu

Kades di Takalar Datangi Anggota DPR, Adukan Jalan Rusak hingga Minta Bangun Jembatan

Nasional
3 hari lalu

KSPI Minta Permenaker Outsourcing Direvisi, Ancam Demo Besar-besaran!

Nasional
3 hari lalu

DPRD Bentuk Pansus Angket Gubernur Kaltim, DPR Ingatkan Kepala Daerah Lebih Sensitif

Nasional
4 hari lalu

50 Santri Jadi Korban Kekerasan Seksual di Pati, DPR Minta Kemenag Tak Asal Beri Izin Ponpes

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal