JAKARTA, iNews.id - Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) memaparkan kronologi kecelakaan yang melibatkan kereta api Argo Bromo Anggrek dan KRL Commuter Line di Stasiun Bekasi Timur. Terungkap fakta bahwa masinis Argo Bromo Anggrek melaju karena mendapatkan aspek sinyal berwarna hijau, meski saat itu terdapat gangguan di lintasan.
Dalam rapat bersama Komisi V DPR, Ketua KNKT Soerjanto Tjahjono menjelaskan secara rinci garis waktu kejadian yang menunjukkan betapa singkatnya jeda waktu antara kecelakaan pertama yang melibatkan KRL dengan taksi Green SM dan tabrakan antar-kereta di stasiun Bekasi Timur.
Peristiwa bermula pada pukul 20.45 WIB, ketika KRL 5568 A berangkat dari stasiun Bekasi menuju Stasiun Bekasi Timur. Sementara, sekitar pukul 20.48 WIB detik 13, KRL 5568 A proses masuk dan berhenti di Stasiun Bekasi Timur di jalur 1.
"Pukul 20.48.29 kejadian tabrakan antara KA 5181 Commuter Line dengan kendaraan bermotor roda empat (Taksi Green SM) di JPL Bekasi Timur jalur hilir," kata Soerjanto dalam penjelasannya.
Di saat yang hampir bersamaan, KA 5568A sedang melakukan proses naik turun penumpang di Stasiun Bekasi Timur. Pada pukul 20.48.53, KA 5568A sempat bergerak maju hanya sejauh 1,69 meter.