JAKARTA, iNews.id - Kebijakan Work From Home (WFH) bagi aparatur sipil negara (ASN) setiap Jumat diperpanjang hingga dua bulan ke depan. Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menjelaskan hal itu karena perang belum berakhir.
Menurut Airlangga, pemerintah telah membahas berbagai kebijakan terkait situasi saat ini. Oleh karena itu, opsi WFH diperpanjang disepakati.
Israel Mulai Deportasi Para Aktivis Armada Gaza yang Ditahan
“Tadi dibahas berbagai kebijakan yang akan diambil, termasuk kebijakan paket terkait dengan ekonomi ke depan dalam situasi seperti sekarang di mana perang belum berakhir. Maka juga akan dilanjutkan work from home untuk dua bulan ke depan,” kata Airlangga di Istana Kepresidenan, Jakarta, Kamis (21/5/2026).
Sebelumnya, kebijakan WFH setiap Jumat dirancang sebagai langkah efisiensi fiskal guna menekan belanja operasional birokrasi dan konsumsi bahan bakar minyak (BBM). Hal ini menjadi bagian dari upaya pemerintah menjaga ketahanan ruang fiskal nasional di tengah ketidakpastian ekonomi global.
Pemerintah Evaluasi Kebijakan WFA ASN Pekan Pertama, Apa Hasilnya?
Meskipun terdapat pembatasan aktivitas
fisik di kantor, Menteri Keuangan Purbaya menilai dampaknya terhadap makroekonomi cenderung netral hingga positif karena kegiatan ekonomi masyarakat tetap produktif di tengah penghematan anggaran negara.
Editor: Puti Aini Yasmin