Said Didu Tuding Bahlil ke PT Gag Nikel hanya Skenario Lindungi Tambang Bermasalah di Raja Ampat

Dinar Fitra Maghiszha
Menteri ESDM Bahlil Lahadalia saat meninjau tambang nikel di Raja Ampat. (Foto: Dok. Kementerian ESDM)

Sebelumnya, Menteri Bahlil Lahadalia telah mengumumkan pencabutan empat dari lima IUP yang ada di Raja Ampat dalam konferensi pers pada Selasa, 10 Juni 2025.

Keempatnya yakni, PT Anugerah Surya Pratama (ASP), PT Mulia Raymond Perkasa (MRP), PT Kawei Sejahtera Mining (KSM), dan PT Nurham. Namun, hanya PT Gag Nikel yang masih diizinkan beroperasi. 

"Dari lima IUP, hanya PT Gag Nikel yang masih diizinkan beroperasi. Empat lainnya dicabut," kata Bahlil dalam konferensi pers, Selasa, 10 Juni lalu.

Bahlil sebelumnya menyebut ada tiga alasan yang melatarbelakangi pencabutan izin tersebut. Pertama dampak lingkungan. Berdasarkan laporan Menteri Lingkungan Hidup Hanif Faisol Nurofiq kegiatan tambang di Raja Ampat melanggar secara lingkungan.

"Kedua, kami turut ngecek di lapangan kawasan ini menurut kami harus kita lindungi dengan tetap memperhatikan biota laut dan juga konservasi," katanya.

Editor : Maria Christina
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Bahlil Ungkap Kronologi Heboh Tambang Nikel di Raja Ampat hingga Cabut Izin

57 tahun lalu

Bahlil Jelaskan Alasan Cabut 4 Izin Tambang Nikel di Raja Ampat

57 tahun lalu

Komisi IV DPR Desak Bahlil Cabut IUP Perusahaan Tambang Nikel di Raja Ampat

57 tahun lalu

Bahlil Cek Tambang Nikel di Raja Ampat: Jangan Tanya Saya, Lihat Sendiri

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal