Purbaya Ungkap APBN Defisit Rp180,4 Triliun per Mei 2026, Setara 0,7 Persen PDB

Anggie Ariesta
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa. (Foto: Arif Julianto)

Meskipun aktivitas ekonomi bergerak cepat yang tecermin dari derasnya arus masuk pendapatan negara, Purbaya mencatat masih terdapat beberapa gangguan operasional di lapangan yang berpotensi menghambat momentum pertumbuhan, salah satunya isu kemacetan logistik di Pelabuhan Tanjung Priok. 

Purbaya menegaskan akan meninjau langsung ke lokasi untuk melakukan evaluasi dan pembenahan struktural secara mendadak.

“Jadi ekonomi udah cepet tapi masih ada gangguan di (pelabuhan) besok saya mau kesana. Kalau besok ada yang mah ikut, ikut saya ke pelabuhan, besok jam 10 pagi nanti kita atur. Kita beresin sekalian di situ, kalo pejabat gak bisa diberesin kita pindahin langsung, tapi kalo dia bisa perbaikin ya sudah,” pungkas Purbaya.

Editor : Rizky Agustian
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Prabowo: APBN Alat Melindungi Rakyat-Perkuat Ekonomi Bangsa

57 tahun lalu

Purbaya Tarik Utang Rp305,5 Triliun, Setara 36,7 Persen dari Target APBN 2026

57 tahun lalu

Purbaya Lapor APBN Defisit Rp164,4 Triliun per April 2026 

57 tahun lalu

Kemenkeu Percepat Belanja APBN, Tak Lagi Jor-joran di Akhir Tahun

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal