Puan Minta Kemlu Telusuri Keberadaan 20 WNI Disekap di Myanmar, Jangan Sampai Diperbudak

Felldy Aslya Utama
Ketua DPR Puan Maharani meminta pemerintah untuk menelusuri keberadaan 20 WNI diduga menjadi korban TPPOdi Myanmar.(Foto: Pemprov Sulut)

Dalam informasi, sekumpulan orang WNI disebut terjebak di Myanmar. Adapun video diunggah dalam akun media sosial yang diduga milik salah satu korban. 

Mereka mengaku merupakan korban jobscam dan saat ini tengah disekap. Dalam video tersebut, korban juga menyatakan kerap menerima kekerasan secara fisik.

“Informasi ini harus segera ditindaklanjuti. Jangan sampai mereka diperbudak, apalagi mereka menyatakan disekap dan disiksa. Itu sudah merampas kemerdekaan seseorang. Menjadi tugas Negara untuk melindungi warganya di mana pun mereka berada,” tegas Puan.

Saat ini, Bareskrim Polri sudah berkoordinasi dengan Kemenlu dan Ditjen Imigrasi terkait kasus dugaan TPPO di Myanmar. Polri juga telah mendata korban melalui pihak keluarga dan menyusun rencana guna menyelidiki perkara tersebut.

Dia memastikan DPR akan terus mengawal kasus dugaan penyekapan terhadap puluhan WNI di Myanmar itu. Apalagi, kata Puan, kasus TPPO dengan dalih Pekerja Migran Indonesia (PMI) sudah sering sekali terjadi.

“Jangan mudah diiming-imingi gaji yang besar dan kemudahan syaratnya. Pastikan dulu kebenaran dari tawaran pekerjaan itu, lalu pihak-pihak yang berada di belakangnya. Kalau bukan dari lembaga resmi, patut dicurigai kemungkinan penipuan,” katanya.

Editor : Faieq Hidayat
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Kapal Kargo Golden Star 1 Berawak 9 WNI Tenggelam di Selat Singapura, 107 Kontainer Hanyut

57 tahun lalu

Kemenkum Terima 335 Permohonan Naturalisasi, 717 Orang Berkewarganegaraan Ganda Ajukan Jadi WNI

57 tahun lalu

8.000 Orang Ingin Cabut Status WNI, Kemenkum Ungkap Rata-Rata Alasannya

57 tahun lalu

Kemendikti Segera Koordinasi dengan Aparat Hukum soal Pemalsuan Riset, Harap Pelaku Ditindak

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal