Presiden Jokowi Sebut Kericuhan di Pulau Rempang Buntut dari Komunikasi yang Kurang Baik

Raka Dwi Novianto
Presiden Jokowi menyebut kericuhan antara warga dan aparat gabungan yang terjadi di Pulau Rempang, Batam, Kepulauan Riau (Kepri) merupakan buntut komunikasi yang tidak baik. (Foto: Sekretariat Presiden)

Diketahui, bentrokan di Rempang dipicu oleh penolakan masyarakat adat Pulau Rempang atas Pembangunan kawasan industri di lahan pulau seluas 17.000 hektare. Pembangunan ini merupakan bagian dari proyek strategis nasional 2023 untuk membangun kawasan industri, perdagangan, dan wisata yang dinamakan Rempang Eco City.

Bentrokan terjadi saat tim gabungan berusaha menerobos masyarakat yang berjaga di Jembatan IV Barelang Pulau Rempang karena menolak dilakukannya pengukuran dan pemasangan batok di wilayah tersebut.

Editor : Rizal Bomantama
Artikel Terkait
8 hari lalu

Gugatan Bonatua soal Ijazah Jokowi di PTUN Dicabut, Ini Alasannya

11 hari lalu

Jokowi Kenang Sosok Eks Mendag Rachmat Gobel: Menteri yang Kerja Keras

12 hari lalu

Tiba di Pengadilan Jakarta Timur, Dokter Tifa Siap Bacakan Eksepsi 37 Halaman

13 hari lalu

Jokowi Siap Penuhi Panggilan Hakim dan Bawa Ijazah Asli ke Persidangan

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal