Sebagai contoh, teknologi berbasis AI dapat dimanfaatkan untuk simulasi pembelajaran seperti simulasi robotik atau aplikasi pendidikan yang mendukung proses belajar siswa.
Melalui kebijakan ini, pemerintah berharap pemanfaatan teknologi digital dan AI oleh anak-anak Indonesia dapat memberikan manfaat positif, sekaligus meminimalkan berbagai risiko yang mungkin muncul akibat penggunaan teknologi secara berlebihan.