Pratikno Sebut AI Bisa Ganggu Kognitif dan Kesehatan Mental Anak, Ini Penyebabnya! 

Niko Prayoga
Menko PMK Pratikno sebut AI bisa memengaruhi kognitif dan kesehatan mental anak. (Foto: screenshot)

Selain itu, penggunaan teknologi secara berlebihan juga bisa meningkatkan durasi waktu layar (screen time) yang pada akhirnya berpotensi memicu gangguan kesehatan mental dan berdampak pada performa akademik anak.

Karena itu, pemerintah melalui SKB tujuh menteri menetapkan pedoman pemanfaatan teknologi digital dan AI yang akan diterapkan di seluruh jenjang pendidikan, mulai dari pendidikan anak usia dini (PAUD) hingga perguruan tinggi.

Tidak hanya di lingkungan sekolah, pedoman tersebut juga mencakup pendidikan nonformal dan bahkan peran keluarga dalam mengawasi penggunaan teknologi oleh anak.

Dalam penerapannya, akses teknologi digital dan AI akan disesuaikan dengan usia anak. Semakin rendah usia, pengawasan terhadap penggunaan teknologi akan semakin ketat, baik dari sisi konten yang diakses maupun durasi penggunaannya.

"Semakin ke atas jenjang pendidikan tentu akan lebih longgar. Namun untuk usia dini hingga pendidikan dasar, pengawasan terhadap penggunaan teknologi harus lebih kuat," kata Pratikno.

Editor : Muhammad Sukardi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Fix! Siswa SD-SMA Tak Boleh Pakai AI Instan seperti ChatGPT

57 tahun lalu

Coding dan AI Jadi Mata Pelajaran Wajib di Sekolah? Ini Faktanya!

57 tahun lalu

Gebrakan Baru! Coding dan AI Resmi Jadi Mata Pelajaran Pilihan SD hingga SMA

57 tahun lalu

Era AI, Komdigi Sebut Data Budaya Jadi Harta Karun Baru!

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal