Pimpinan Daycare Little Aresha Jogja Diduga Hakim, DPR: Biadab, Tak Bisa Dimaafkan!

Achmad Al Fiqri
Daycare Little Aresha, Sorosutan, Umbulharjo, Yogyakarta. (Foto: iNews)

JAKARTA, iNews.id - Wakil Ketua Komisi III DPR Ahmad Sahroni, menilai kasus dugaan kekerasan anak yang terjadi di Daycare Little Aresha, Sorosutan, Umbulharjo, Yogyakarta merupakan tindakan biadab dan tak bisa dimaafkan. Dia pun mendesak Polda DI Yogyakarta untuk mengusut tuntas seluruh pihak yang terlibat tanpa pandang bulu.

"Ini benar-benar kebiadaban yang tidak bisa dimaafkan. Saya minta Kapolda DI Yogyakarta memberikan atensi penuh atas kasus ini dan mengamankan semua pihak yang terlibat, mulai dari pimpinan hingga para pengasuh (miss) yang diduga kuat menjadi pelaku penganiayaan," tegas Sahroni dalam keterangannya yang dikutip, Minggu (26/4/2026).

Dia mengaku dapat informasi pemilik yayasan daycare tersebut berprofesi sebagai hakim. Sahroni pun meminta Komisi Yudisial (KY) dan Mahkamah Agung (MA) untuk mengambil tindakan bila pemilik yayasan itu merupakan hakim.

"Info yang beredar, pimpinan yayasannya adalah seorang hakim aktif. Jika benar, saya meminta KY dan MA untuk segera memecat yang bersangkutan. Polisi juga harus tetap melanjutkan proses pidananya. Tidak ada kata maaf untuk kekerasan terhadap anak," ujar Sahroni.

Selain itu, Sahroni meminta Polri melalui Unit Pelayanan Perempuan dan Anak (PPA) untuk memperketat pengawasan terhadap operasional daycare yang kini semakin menjamur di berbagai wilayah.

Editor : Rizky Agustian
Artikel Terkait
Yogya
3 jam lalu

Polisi Tetapkan 13 Tersangka Kasus Daycare Little Aresha Jogja

Nasional
5 jam lalu

Ortu Korban Kekerasan Daycare Little Aresha Luapkan Amarah: Anak Saya Luka di Punggung-Bibir!

Nasional
5 jam lalu

DPR Minta Kasus Kekerasan Anak di Daycare Little Aresha Yogya Diusut Tuntas: Tindak Tegas!

Nasional
15 jam lalu

Geger! Daycare Little Aresha Jogja Digerebek Polisi, Anak-Anak Diduga Diperlakukan Tak Layak

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal