JAKARTA, iNews.id - Keluarga korban kasus dugaan kekerasan anak di Daycare Little Aresha, Umbulharjo, Yogyakarta mendatangi Mapolresta Yogyakarta pada Sabtu (25/4/2026). Mereka menuntut keadilan.
Orang tua korban, Norman Widarto yang menitipkan anaknya sejak 2022 lalu merasa terpukul atas kasus ini. Aparatur Sipil Negara (ASN) di Pemprov DIY itu menyadari luka di punggung hingga bibir anaknya bukan kecelakaan biasa.
"Selama ini kalau ada luka di punggung atau bibir, pihak daycare selalu berdalih luka itu sudah ada dari rumah. Padahal setiap pagi saya mandikan anak saya, tubuhnya bersih tanpa bekas. Ternyata setelah melihat video, anak-anak di bawah tiga tahun itu diikat kaki dan tangannya, bahkan hanya dipakaikan popok tanpa baju," ujar Norman dikutip dari laman Pemprov DIY, Minggu (26/4/2026).
Selain luka Fisik, Norman mengatakan anaknya juga sering jatuh sakit hingga menderita pneumonia dan gangguan paru-paru. Dia bahkan mengatakan pola penyakit ini juga dialami beberapa anak lain yang dititipkan di daycare tersebut.
Senada, orang tua korban lainnya, Khairunnisa mengungkapkan kemarahannya. Dia mendapati buah hatinya menjadi salah satu korban sebagaimana dalam video yang viral.