Pengamat Kecam Kasus Korupsi Seragam Sekolah Bupati Langkat: Rugikan Orang Tua Murid!

Tim iNews.id
Bupati Langkat nonaktif Syah Afandin. (Foto: Pemkab Langkat)

JAKARTA, iNews.id - Pengamat pendidikan, Satriwan Salim mengecam kasus dugaan korupsi berupa gratifikasi yang menyeret Bupati Langkat nonaktif, Syah Afandin senilai Rp3,5 miliar. Uang itu diduga hasil penyalahgunaan kewenangan Afandin mulai dari mutasi dan pengisian jabatan Aparatur Sipil Negara (ASN), pengangkatan kepala sekolah, hingga pengadaan seragam sekolah.

Satriwan menegaskan murid dan orang tua menjadi korban di tengah biaya pendidikan yang mahal. 

"Kami sebagai organisasi pendidikan dan guru sangat mengecam pristiwa terjadinya korupsi pakaian ya, atau seragam sekolah baik SD, SMP dan seterusnya jelas ini merugikan para orang tua murid ditengah biaya pendidikan yang masih mahal ya, baik itu pendidikan dasar atau menengah," kata Satriwan kepada wartawan, Senin (6/7/2026).

Dia menyebut, korupsi di dunia pendidikan masih menjadi momok di Indonesia. Dia mengaku heran Afandin diduga menerima gratifikasi dari proyek pengadaan seragam yang seharusnya benar-benar menjadi hak para siswa sekolah dasar di Langkat.

"Ternyata yang menikmati seragam tersebut adalah kepala daerah yang mengambil peluang atau ceruk korupsi dari pengadaan seragam tersebut. Ketika pengadaan seragam dikorupsi, tentu akan ada dampak ya," ujarnya. 

Editor : Rizky Agustian
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Jadi Tersangka Suap, Harta Bupati Nonaktif Langkat Tembus Rp10,67 Miliar!

57 tahun lalu

Pengamat Soroti Kasus Korupsi Bupati Langkat, Sebut Anggaran Pendidikan Rawan Diselewengkan

57 tahun lalu

Penyuap Bupati Langkat Tak Dibawa ke Jakarta, KPK Ternyata Kehabisan Tiket Pesawat

57 tahun lalu

Bupati Langkat Putar Balik usai Hadiri Acara Apkasi, Diduga Hindari OTT KPK

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal