Pengamat: Bamsoet dan Airlangga Sama-Sama Punya Solusi Selesaikan Kemelut di Golkar

iNews.id
Diskusi publik Indonesia Political Studies (IPS) bertema ‘Kemelut Golkar Menjelang Munas’ di Jakarta, Kamis (26/9/2019). (Foto: Istimewa)

“Kedua, selain pengelolaan partai, ada lagi persoalan komunikasi bagi elite-elite partai terhadap kader kader partai secara struktural, fungsional di dalam tubuh partai politik, baik dari lingkaran politik maupun dari pimpinan pusat ke pimpinan daerah,” kata Alfarisi.

Sementara, yang ketiga, persoalan kepemiminan dalam partai sangat menentukan. Menurut Alfarisi, di negara-negara Barat leadership itu menjadi simbol dari partai politik sehingga mampu bertahan. Jika elite partai tidak mampu memberikan edukasi yang baik secara politik di dalam kader, partai yang mereka kelola bakal mengalami ejukalasi kepemimpinan politik.

“Sehingga relatif partai tersebut, meskipun partai besar, maka dia dianggap partai-partaian, dianggap besar dari situasi politik, namun dalam proses lobi-lobi politik, dia tidak dianggap,” ujar dia.

Editor : Ahmad Islamy Jamil
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Golkar: MBG Program Baik dan Mulia, Tak Boleh Dijalankan Asal-asalan

57 tahun lalu

JK Melayat ke Rumah Duka Ryamizard Ryacudu, Kenang Momen Penanganan Tsunami Aceh

57 tahun lalu

Pemerintah Pastikan Evaluasi Operasional DSI 3 Bulan Pertama sejak Beroperasi

57 tahun lalu

Resmi, Ekspor Batu Bara hingga CPO Wajib Lapor DSI Mulai Besok

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal