Tembakan tersebut meleset dan hanya mengenai bagian atas dinding serta plafon teras rumah. Proyektil peluru ditemukan di area garasi sebagai barang bukti.
Usai kejadian, korban langsung menghubungi Polda Jawa Tengah dan Polres Pekalongan. Polisi datang sekitar 30 menit kemudian dan melakukan olah tempat kejadian perkara.
Saat ini polisi masih melakukan penyelidikan intensif untuk mengungkap identitas dan motif pelaku penembakan terhadap Amat Muzakhin. Personel kepolisian juga disiagakan berjaga di rumah korban selama 24 jam.
"Alhamdulillah Pak Kapolres menempatkan anggota di rumah saya untuk berjaga 24 jam," ujar Amat Muzakhin.
Kasus penembakan OTK terhadap suami anggota DPRD Jawa Tengah ini menjadi perhatian serius aparat penegak hukum guna menjaga situasi keamanan tetap kondusif di Pekalongan.