"Sayangnya, karena tugasnya terlalu besar, sementara atasan kita itu pada melanggar-langgar itu, itu lah sehingga kultur itu susah untuk memperbaiki yang buruk," tuturnya.
Tidak hanya itu, Aryanto juga menilai pengawasan yang dilakukan saat ini masih sangat lemah. Namun, dia memastikan siapa pun yang menjabat sebagai Kapolri ingin memastikan institusinya menjadi baik
"Setiap Kapolri itu ingin menjadi baik kesatuannya, tapi beliau itu sampai akhir jabatannya yang cuma 2-3 tahun itu, dari awal sampai akhir perubahannya itu jarang yang signifikan, sudah banyak usaha yang dilakukan," ucapnya.