Penampakan Bupati Cilacap Pakai Rompi Oranye KPK, Lebaran di Sel Tahanan gegara Palak THR

Nur Khabibi
Bupati Cilacap Syamsul Auliya Rachman memakai rompi tahanan KPK (foto: Nur Khabibi)

JAKARTA, iNews.id - Bupati Cilacap Syamsul Auliya Rachman dan Sekretaris Daerah Cilacap Sadmoko Danardono akhirnya menjadi tahanan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Keduanya memilih bungkam saat digiring ke Rutan KPK. 

Syamsul dan Sadmoko telah mengenakan rompi oranye khas tahanan KPK. Dipastikan, keduanya akan berlebaran di sel tahanan KPK.

Sejumlah pertanyaan yang disampaikan awak media tidak ada satu pun yang direspons.

Sebelumnya, KPK menetapkan keduanya tersangka kasus pemerasan. Pemerasan ditujukan untuk mengumpulkan uang tunjangan hari raya (THR) untuk pribadi dan jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Cilacap. 

Deputi Penindakan dan Eksekusi KPK, Asep Guntur Rahayu mengungkapkan, untuk merealisasikan THR tersebut Syamsul menginstruksikan Sadmoko membahas jumlah kebutuhan THR eksternal tersebut. Sadmoko lalu mendiskusikan bersama Sumbowo selaku Asisten I Kabupaten Cilacap, Ferry Adhi Dharma selaku Asisten II Kabupaten Cilacap dan Budi Santoso sebagai Asisten III Kabupaten Cilacap.

Editor : Reza Fajri
Artikel Terkait
57 tahun lalu

KPK: Angga Tersangka Suap Audit BPK Muara Enim Pernah Jadi Staf Ahli di DPR

57 tahun lalu

KPK Sita Uang Rp200 Juta hingga Mobil Pajero dalam OTT BPK, Ini Penampakannya

57 tahun lalu

OTT KPK di BPK: 5 Tersangka Ditetapkan, Bupati Muara Enim Diduga Terlibat Suap Rp1,6 Miliar

57 tahun lalu

KPK: Bupati Muara Enim Diduga Suap Rp1,6 Miliar untuk Ubah Hasil Audit BPK

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal