Korban pertama kali ditemukan seorang saksi bernama Septiana yang datang untuk mengecek kondisi korban di tempat tinggalnya.
Saat tiba di lokasi, saksi mendapati pintu kontrakan dalam keadaan terkunci. Di depan kontrakan juga terlihat gerobak cilok milik korban masih terparkir. Setelah pemeriksaan, korban ditemukan sudah meninggal dunia dengan kondisi mengenaskan.
Hasil identifikasi awal menunjukkan adanya delapan luka sayatan yang diduga akibat sabetan senjata tajam pada tubuh korban. Temuan tersebut menguatkan dugaan kematiannya diduga menjadi korban tindak pembunuhan.
Saat ini penyidik masih melakukan pemeriksaan intensif terhadap kedua terduga pelaku untuk mengungkap motif serta kronologi lengkap pembunuhan tersebut.
Polisi juga mendalami kemungkinan adanya faktor lain yang melatarbelakangi aksi kekerasan hingga menyebabkan korban kehilangan nyawa.
"Saat ini penyidik masih mendalami peran masing-masing pelaku, termasuk mengungkap kronologi dan motif di balik pembunuhan tersebut," ujar AKP Syaiful.
Hingga kini, kedua terduga pelaku masih menjalani pemeriksaan di kepolisian. Polisi berjanji akan mengungkap secara tuntas kasus pembunuhan pedagang cilok yang menghebohkan warga Kabupaten Tangerang tersebut.