Pakar Komunikasi Politik UGM Nyarwi Ahmad: Serap Aspirasi Warga, Wajar Ganjar Hubungi Pj Heru

Reza Fajri
Kandidat capres 2024 Ganjar Pranowo (foto: Antara)

JAKARTA, iNews.id - Pakar komunikasi politik dari Universitas Gadjah Mada (UGM) Nyarwi Ahmad menilai wajar Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo menelepon Penjabat (Pj) Gubernur DKI Jakarta Heru Budi Hartono saat menerima aspirasi warga terkait masalah di Ibu Kota.

Sebagai pejabat yang masih aktif sebagai Gubernur Jateng, langkah Ganjar bisa dikatakan sah-sah saja. 

Di sisi lain, Ganjar juga disoroti karena di saat yang sama ia juga bakal calon presiden (bacapres) Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) --yang juga didukung Partai Perindo.

"Memang banyak cara pandang multiperspektif yang bisa kita gunakan untuk membaca peristiwa Ganjar minta tolong ke Pj Heru. Kalau Ganjar sebagai tokoh publik dan juga sebagai kader PDIP serta kandidat calon presiden itu  nggak ada masalah menyambungkan atau menyampaikan aspirasi masyarakat," ujar Nyarwi, Sabtu (1/7/2023).

Nyarwi menilai Ganjar merupakan tokoh publik yang mengagregasi kepentingan masyarakat dan menyampaikan aspirasi masyarakat. Menampung aspirasi masyarakat tersebut kemudian disampaikan kepada elite atau figur yang tepat.

"Nah di situ dalam konteksnya di wilayah DKI Jakarta, berarti Pj Heru Budi Hartono. Model komunikasi yang disampaikan itu tidak ada masalah ya, karena itu menyampaikan aspirasi," ujar Nyarwi.

Meski demikian, Ganjar dan Heru sama-sama kepala daerah yang dipercayakan Presiden untuk memimpin wilayahnya masing-masing.

"Jadi, dalam kapasitas sebagai Gubernur sebenarnya tak ada masalah kalau sifatnya membantu Gubernur DKI, karena sama-sama kepala daerah, yang berarti wakil pemerintah pusat di daerah. Berarti keduanya kan sama-sama wakil pemerintah pusat," kata Nyarwi.

Editor : Reza Fajri
Artikel Terkait
2 jam lalu

Dokter Tifa Siapkan Bukti Tudingan Ijazah Palsu Jokowi, Klaim Tak Bisa Dibantah UGM

3 jam lalu

Dokter Tifa Buka 709 Dokumen Ijazah Jokowi, Transkrip Nilai UGM Jadi Bukti Tak Terbantahkan

2 hari lalu

Pembuktian Ijazah Dimulai, Jokowi Kumpulkan Teman Kuliah Jelang Hadiri Sidang Roy Suryo-Dokter Tifa

5 hari lalu

Studi UGM: Sakit DBD Bisa Habiskan Biaya hingga Rp5,6 Juta bagi Pasien Tanpa BPJS

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal