Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : PM Jepang Takaichi: Akhirnya Saya Bisa Tidur 5 Jam, Nyetrika dan Jahit!
Advertisement . Scroll to see content

Cerita PM Jepang Takaichi Tetap Cuci Baju hingga Nyetrika, Tidur Cuma 0-3 Jam Sehari

Kamis, 23 Juli 2026 - 17:40:00 WIB
Cerita PM Jepang Takaichi Tetap Cuci Baju hingga Nyetrika, Tidur Cuma 0-3 Jam Sehari
Sanae Takaichi membagikan cerita rutinitas pribadi, tetap melakukan pekerjaan rumah tangga meski memiliki jadwal padat sebagai PM Jepang (Foto: AP)
Advertisement . Scroll to see content

TOKYO, iNews.id - Perdana Menteri JepangSanae Takaichi membagikan cerita mengenai rutinitas pribadinya yang tetap mengurus pekerjaan rumah tangga meski memiliki jadwal kenegaraan yang sangat padat. Dia mengaku masih mencuci pakaian, menyetrika, hingga menjahit sendiri, meski waktu tidurnya hanya sekitar 0 hingga 3 jam setiap hari kerja.

Dalam unggahan di akun media sosial X, Takaichi mengatakan dirinya akhirnya bisa menikmati waktu istirahat selama lima jam untuk pertama kalinya setelah sekian lama. Kesempatan itu diperoleh saat libur panjang akhir pekan atau long weekend Hari Kelautan Jepang pada 18-20 Juli.

“Saya bisa tidur selama 5 jam untuk pertama kali setelah beberapa waktu dan menyelesaikan pekerjaan menyetrika dan menjahit yang telah saya tunda, sekaligus,” tulis Takaichi. Menurut dia, waktu istirahat yang lebih panjang dari biasanya membantu memulihkan tenaga.

Takaichi menegaskan bahwa di tengah kesibukannya sebagai perdana menteri, dia tetap menjalankan tugas sebagai ibu rumah tangga, termasuk mencuci pakaian.

Dia mengungkapkan, setiap malam hingga dini hari pada hari kerja, dirinya masih harus memeriksa berbagai dokumen resmi setelah tiba di rumah.

“Sejak menjabat, tidur 0 hingga 3 jam sudah menjadi hal biasa,” tulisnya.

Menurut Takaichi, pada 18 dan 19 Juli dia mempelajari secara cermat sejumlah dokumen penting pemerintah, termasuk Kebijakan Dasar Pengelolaan dan Reformasi Ekonomi dan Fiskal.

Editor: Anton Suhartono

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut