OTT Direksi BUMN, KPK Sita Uang Diduga terkait Distribusi Pupuk

Ilma De Sabrini
Ilustrasi, Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Basaria Panjaitan. (Foto: Antara).

JAKARTA, iNews.id - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menangkap tujuh orang termasuk direksi BUMN. Dalam Operasi Tangkap Tangan (OTT) itu KPK menyita sejumlah uang dalam bentuk dolar dan rupiah.

Wakil Ketua KPK Basaria Panjaitan menduga uang tersebut akan diserahkan melalui pihak perantara terkait distribusi pupuk. Saat ini ketujuh orang itu berada di Kantor KPK untuk dimintai keterangan lebih lanjut.

"Diduga transaksi terkait distribusi pupuk menggunakan kapal," ujar Basaria ketika dikonfirmasi melalui pesan singkat, Kamis (28/3/2019).

Dia menuturkan, OTT dilakukan pada Rabu (27/3/2019) sore hingga malam. OTT dilakukan setelah mendapatkan informasi dari masyarakat adanya transaksi tersebut.

"Setelah didapatkan informasi dari masyarakat tentang adanya penyerahan uang melalui pihak perantara, KPK melakukan kegiatan tangkap tangan," ucapnya.

Editor : Kurnia Illahi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

KPK Sita Uang Rp200 Juta hingga Mobil Pajero dalam OTT BPK, Ini Penampakannya

57 tahun lalu

KPK: Bupati Muara Enim Diduga Suap Rp1,6 Miliar untuk Ubah Hasil Audit BPK

57 tahun lalu

Breaking News: KPK Tetapkan 5 Tersangka terkait OTT BPK, Termasuk Bupati Muara Enim Edison

57 tahun lalu

Bupati Muara Enim Edison kembali Jadi Tersangka Buntut OTT BPK

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal