Organisasi Gereja PGLII Desak JK Klarifikasi Terbuka soal Mati Syahid, Dinilai Keliru Memahami Ajaran Kristen

iNews
Wapres ke-10 dan ke-12, Jusuf Kalla (JK). (Foto: IMG/Aldhi Chandra)

Dia juga mengatakan, Yesus Kristus mengajarkan untuk tidak menghakimi, jangan menghukum, tetapi harus mengampuni. 

"Karena dalam Injil Lukas pasal 6 ayat 37 tertulis: Janganlah kamu menghakimi, maka kamu pun tidak akan dihakimi. Dan janganlah kamu menghukum, maka kamu pun tidak akan dihukum; ampunilah dan kamu akan diampuni." 

Umat Kristen juga diajarkan untuk tidak membalas kejahatan dengan kejahatan, tetapi harus mengusahakan perdamaian untuk semua orang. 

"Surat Roma pasal 12 ayat 17 dan 18 tertulis: “Janganlah membalas kejahatan dengan kejahatan; lakukanlah apa yang baik bagi semua orang! Sedapat-dapatnya, Kalau hal itu bergantung padamu, hiduplah dalam perdamaian dengan semua orang," katanya.

PGLII juga meluruskan pemahaman tentang konsep martir dalam Kekristenan. Martir bukanlah tindakan membunuh atas nama agama, melainkan kesaksian iman yang diwujudkan melalui kesetiaan kepada Tuhan, bahkan hingga menghadapi penderitaan atau kematian.

Editor : Maria Christina
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Duduk Perkara JK Dilaporkan ke Polda Metro gegara Pernyataan Mati Syahid

57 tahun lalu

Jubir Buka Suara usai JK Dilaporkan ke Polisi terkait Pernyataan Mati Syahid

57 tahun lalu

GAMKI Laporkan Jusuf Kalla ke Polisi, Kecam Pernyataan soal Mati Syahid

57 tahun lalu

Jusuf Kalla, Makna Syahid, dan Pentingnya Menjaga Narasi Perdamaian

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal