Orang dengan Gangguan Jiwa di Indonesia Terus Bertambah, Ini Faktanya!

Muhammad Sukardi
Pasien jiwa di Indonesia terus bertambah. (Foto: Ilustrasi AI)

JAKARTA, iNews.id - Kementerian Kesehatan (Kemenkes) mengungkapkan data terbaru terkait prevalensi gangguan jiwa di Indoneaia. Benarkah semakin banyak orang dengan gangguan jiwa di Indonesia? 

Menurut Direktur Pelayanan Kesehatan Kelompok Rentan Kemenkes, Imran Pambudi, tren gangguan mental di masyarakat menunjukkan peningkatan signifikan dalam beberapa tahun terakhir. Hal ini terlihat dari naiknya angka kematian akibat bunuh diri serta lonjakan permintaan layanan krisis kesehatan jiwa.

Berdasarkan data kepolisian, tercatat sebanyak 1.350 kasus kematian akibat bunuh diri pada 2023. Angka tersebut meningkat menjadi 1.450 kasus pada 2024.

Tak hanya itu, layanan krisis kesehatan jiwa juga mengalami tekanan yang semakin besar. Layanan Sejiwa 119 mencatat peningkatan jumlah panggilan yang cukup tajam, dari sekitar 400 panggilan per hari pada Agustus 2025 menjadi sekitar 550 panggilan per hari pada 2026.

"Angka ini menunjukkan bahwa semakin banyak masyarakat yang mengalami krisis kesehatan jiwa, sekaligus meningkatnya kesadaran untuk mencari bantuan," ujar Imran dalam keterangan resminya, Selasa (7/4/2026).

Editor : Muhammad Sukardi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Anak-Anak Rentan Alami Gangguan Mental akibat Medsos, Ini Faktanya!

57 tahun lalu

Pemerintah Nilai AI Berisiko Sebabkan Gangguan Kesehatan Mental Anak, Ini Faktanya!

57 tahun lalu

Ketergantungan Gadget Picu Gangguan Kesehatan Mental? Ini Faktanya!

57 tahun lalu

Kesehatan Mental Anak Tak Boleh Diabaikan, Bisa Picu Tindakan Ekstrem!

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal