Orang dengan Gangguan Jiwa di Indonesia Terus Bertambah, Ini Faktanya!

Muhammad Sukardi
Pasien jiwa di Indonesia terus bertambah. (Foto: Ilustrasi AI)

Namun demikian, dia mengingatkan bahwa situasi ini juga menjadi alarm serius. Di tengah meningkatnya kebutuhan layanan, paparan konten publik yang tidak sensitif terhadap isu kesehatan mental justru berpotensi memperburuk kondisi kelompok rentan.

Imran mencontohkan kontroversi banner film Aku Harus Mati yang dinilai memuat pesan provokatif. Menurutnya, penyajian tema bunuh diri tanpa kehati-hatian dapat memicu peniruan, terutama pada individu yang sedang berada dalam kondisi psikologis rapuh.

"Ketika bunuh diri disajikan seolah sebagai solusi atau pembebasan, hal itu bisa ditangkap sebagai legitimasi oleh orang yang sedang putus asa," katanya.

Ia menjelaskan bahwa paparan berulang terhadap konten yang meromantisasi bunuh diri dapat menurunkan ambang resistensi seseorang terhadap tindakan tersebut, khususnya bagi mereka yang memiliki riwayat depresi, trauma, atau impulsivitas.

Lebih lanjut, penelitian tentang fenomena suicide exposure menunjukkan bahwa satu kasus bunuh diri dapat berdampak pada sekitar 135 orang di sekitarnya, baik secara emosional maupun psikologis.

Editor : Muhammad Sukardi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Anak-Anak Rentan Alami Gangguan Mental akibat Medsos, Ini Faktanya!

57 tahun lalu

Pemerintah Nilai AI Berisiko Sebabkan Gangguan Kesehatan Mental Anak, Ini Faktanya!

57 tahun lalu

Ketergantungan Gadget Picu Gangguan Kesehatan Mental? Ini Faktanya!

57 tahun lalu

Kesehatan Mental Anak Tak Boleh Diabaikan, Bisa Picu Tindakan Ekstrem!

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal