Nama-Nama Peneliti Indonesia yang Terlibat Dugaan Riset Palsu, Forum Ilmiah Dunia Geger!

Muhammad Sukardi
Ilustrasi peneliti Indonesia diduga melakukan penipuan di forum ilmiah dunia. (Foto: Ilustrasi AI)

Kasus ini mulai ramai setelah unggahan Threads dari Mandhara Brasika viral pada Selasa (26/5/2026). Dalam unggahannya, dia menyebut terdapat dugaan pemalsuan penelitian dan identitas yang dilakukan dalam konferensi ISPPD 2026 di Denmark.

"Beberapa orang Indonesia ketahuan melakukan pemalsuan terorganisir di depan ribuan ilmuwan dunia," tulisnya.

Menurut unggahan tersebut, para terduga tidak hanya diduga memalsukan identitas saat presentasi, tetapi juga mempresentasikan penelitian palsu yang disebut dibuat menggunakan kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI).

"Bukan hanya identitas, risetnya pun palsu! Dibuat dengan AI dan atau fabrikasi data. Risetnya dibuat terlihat sangat hebat. Padahal risetnya tidak pernah ada. Datanya palsu di-generate AI, gambar, dan tulisannya juga," lanjut unggahan tersebut.

Kecurigaan semakin menguat setelah peserta konferensi menelusuri lokasi penelitian yang tercantum dalam manuskrip. Kelompok peneliti tersebut disebut mencantumkan lokasi riset di berbagai negara seperti Peruvian Andes, Ethiopia, Guatemala, Lebanon, Yordania, Bangladesh, Sudan Selatan, Filipina, Kenya, Nepal, Malawi, hingga India Utara tanpa adanya kolaborator lokal maupun persetujuan etik penelitian yang jelas.

Editor : Muhammad Sukardi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Klarifikasi Rifaldy Fajar, Peneliti Indonesia yang Dituduh Tipu Forum Ilmiah Dunia Lewat Riset Palsu

57 tahun lalu

Viral Peneliti Indonesia Diduga Tipu Forum Ilmiah Dunia dengan Riset Palsu, Ini Modusnya!

57 tahun lalu

Inspiratif! Peneliti Ini Raih Gelar Doktor ITB di Usia 62 Tahun

57 tahun lalu

Sungai Jakarta Dikuasai Ikan Sapu-Sapu, Ini Kata Peneliti BRIN!

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal