Di sisi lain, Muzani menyatakan, pihaknya akan mengusulkan pemerintah untuk menarik pasukan perdamaian dari misi UNIFIL bila tak ada jaminan keamanan. Apalagi, kata dia, pasukan perdamaian ditempatkan di daerah bahaya.
"Sesuai dengan konstitusi yang memerintahkan untuk melindungi segenap bangsa dan tumpah darah Indonesia, agar Indonesia menarik pasukannya dalam misi perdamaian tersebut," ujar Muzani.
Diketahui, tiga prajurit perdamaian TNI yang gugur yakni Prada Farizal Romadhon, Kapten Infanteri Zulmi Aditya Iskandar, serta Sertu Muhammad Nur Ikhwan.