Minta Maaf ke Jokowi, Rismon Sianipar Siap Dihina dan Dicap Pengkhianat

Tim iNews
Ahli digital forensik Rismon Sianipar meminta maaf ke Jokowi soal ijazah palsu. (Foto: iNews.id/Riyan)

Rismon menyatakan dirinya kembali menemukan konsistensi pola pada watermarks maupun embos, dan tidak ditemukan ada hologram. Rismon menyebut dirinya dan pengacara sempat menghubungi Andika, salah satu pengacara pada sidang gugatan CLS ijazah Jokowi.

"Bang, apakah benar ada hologram di ijazah yang menjadi bukti pada sidang CLS?. Bang Andika, ini bisa ditanyakan ke Bang Andika karena memang kami tanyakan langsung by telepon. Bang Andika mengatakan bahwa salah bang, Sepertinya itu salah penyebutan yang dimaksud hologram oleh saksi yang membawa ijazah abangnya tersebut adalah embos," ucapnya.

Ketika disenter, embos yang terlihat semakin tegas dan bukan hologram. Dari sini, dirinya meyakini temuan barunya bahwa tidak ada kejanggalan terhadap keaslian dari ijazah Jokowi, baik yang diupload oleh Dian Sandi maupun saat gelar perkara khusus.

Rismon mengaku seminggu yang lalu dirinya telah menceritakan kepada penyidik. Saat ditanya apakah dari hasil penelitian itu mengakui bahwa ijazah Jokowi asli, Rismon tampak enggan menjawab dengan tegas.

Dia menyatakan bahwa jawaban yang harusnya dijawab dengan metodologi. Bukan secara narasi bahwa itu palsu atau asli. Secara metodologi, hal itu harus dijawab secara objektif.

Rismon menyatakan dari temuan barunya, tidak ada kejanggalan terhadap manipulasi digital yang saya simpulkan pada buku Jokowi's White Paper.

"Artinya apa? keasliannya terjaga dan itu bahkan melukai saya sebagai peneliti. Kebenaran itu kadang-kadang menyakitkan. Itulah yang saya ungkapkan kepada penyidik, bukan karena ketakutan, tetapi karena pengujian yang bisa dipertanggungjawabkan," ujarnya.

Rismon mengaku temuannya dapat didemonstrasikan kepada Roy Suryo dan rekannya yang lain maupun secara publik.

Disinggung apakah kedatangannya untuk minta maaf ke Jokowi, Rismon mengakui. Dirinya juga meminta maaf kepada publik.

"Apalagi kepada pihak terkait, seperti Bapak Joko Widodo. Itulah pertanggungjawaban seorang peneliti yang harus independen yang siap dicerca, dihina dengan narasi-narasi sesuka mereka," katanya.

Editor : Kastolani Marzuki
Artikel Terkait
Nasional
6 jam lalu

Rismon Ajukan Restorative Justice di Kasus Ijazah Jokowi, Roy Suryo: Kami Tetap Emban Amanah

Nasional
6 jam lalu

Rismon Sianipar Minta Maaf ke Jokowi soal Ijazah Palsu, Akui Salah Analisis

Nasional
5 jam lalu

Rismon Temui Jokowi usai Ajukan Restorative Justice, Projo: Seharusnya Tak Berhenti pada Proses RJ

Nasional
5 jam lalu

Respons Gibran soal Permintaan Maaf Rismon Sianipar terkait Tudingan Ijazah Palsu Jokowi

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal