Menteri PPPA Usul Gerbong Khusus Perempuan KRL Dipindah ke Tengah Buntut Kecelakaan di Bekasi Timur

Riyan Rizki Roshali
Danandaya Arya Putra
KA Argo Bromo Anggrek menabrak KRL lintas Cikarang di Stasiun Bekasi Timur, Kota Bekasi, Senin (27/4/2026) malam. (Foto: iNews.id/Aldhi Candra)

"Terinformasi ada 55 yang dirujuk ke RSUD, tiga orang wafat, kemudian 15 sudah kembali ke rumah," tuturnya.

Arifah menyebut, mayoritas korban mengalami luka memar hingga patah tulang akibat benturan dari KA Argo Bromo Anggrek. Dia menegaskan, seluruh biaya perawatan korban sepenuhnya akan ditanggung oleh pemerintah.
 
"Dari korban rata-rata kondisinya ada yang memar-memar tapi juga ada yang patah di beberapa bagian. Kami menyampaikan bahwa pemerintah bertanggung jawab atas kejadian ini," tuturnya.

Editor : Aditya Pratama
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Duka Sepulang Mengajar, Nurlaela Guru Lulusan UNJ Tewas dalam Tabrakan Kereta di Bekasi

57 tahun lalu

RS Polri Kramat Jati Ungkap Kendala Identifikasi Jenazah Korban Kecelakaan Kereta di Bekasi Timur

57 tahun lalu

Taksi Listrik Green SM Jadi Sorotan Publik usai Terlibat Kecelakaan Kereta di Bekasi Timur

57 tahun lalu

Dedi Mulyadi Tanggung Biaya Korban Kecelakaan Kereta di Bekasi, Santunan Rp50 Juta Disiapkan

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal