Menteri PPPA Usul Gerbong Khusus Perempuan KRL Dipindah ke Tengah Buntut Kecelakaan di Bekasi Timur

Riyan Rizki Roshali
Danandaya Arya Putra
KA Argo Bromo Anggrek menabrak KRL lintas Cikarang di Stasiun Bekasi Timur, Kota Bekasi, Senin (27/4/2026) malam. (Foto: iNews.id/Aldhi Candra)

BEKASI, iNews.id - Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA), Arifah Fauzi mengusulkan pemindahan gerbong khusus perempuan pada kereta rel listrik (KRL) Commuter Line dari rangkaian depan dan belakang ke bagian tengah. 

Hal ini disampaikan usai insiden kecelakaan yang melibatkan kereta api (KA) Argo Bromo Anggrek dengan KRL di Bekasi Timur, Kota Bekasi, Senin (27/4/2026) malam.

"Tadi kita ngobrol dengan KAI (PT Kereta Api Indonesia), itu kenapa ditaruh di paling depan, paling belakang? Supaya tidak terjadi rebutan. Tapi dengan peristiwa ini, kita mengusulkan kalau bisa yang perempuan itu ditaruh di tengah," kata Arifah kepada wartawan di RSUD Kota Bekasi, Selasa (28/4/2026).

"Jadi yang laki-laki di ujung, depan belakang itu laki-laki, jadi yang perempuan di tengah gitu. Tadi sementara itu," tuturnya.

Berdasarkan hasil kunjungan ke RSUD Kota Bekasi, dia menyebut bahwa sebagian korban telah dipulangkan karena kondisinya telah membaik. Adapun, korban yang meninggal dunia di RSUD Kota Bekasi berjumlah tiga orang.

"Terinformasi ada 55 yang dirujuk ke RSUD, tiga orang wafat, kemudian 15 sudah kembali ke rumah," tuturnya.

Arifah menyebut, mayoritas korban mengalami luka memar hingga patah tulang akibat benturan dari KA Argo Bromo Anggrek. Dia menegaskan, seluruh biaya perawatan korban sepenuhnya akan ditanggung oleh pemerintah.
 
"Dari korban rata-rata kondisinya ada yang memar-memar tapi juga ada yang patah di beberapa bagian. Kami menyampaikan bahwa pemerintah bertanggung jawab atas kejadian ini," tuturnya.

Editor : Aditya Pratama
Artikel Terkait
Megapolitan
2 hari lalu

Duka Sepulang Mengajar, Nurlaela Guru Lulusan UNJ Tewas dalam Tabrakan Kereta di Bekasi

Nasional
2 hari lalu

RS Polri Kramat Jati Ungkap Kendala Identifikasi Jenazah Korban Kecelakaan Kereta di Bekasi Timur

Nasional
2 hari lalu

Taksi Listrik Green SM Jadi Sorotan Publik usai Terlibat Kecelakaan Kereta di Bekasi Timur

Jabar
2 hari lalu

Dedi Mulyadi Tanggung Biaya Korban Kecelakaan Kereta di Bekasi, Santunan Rp50 Juta Disiapkan

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal