JAKARTA, iNews.id - Menteri Hak Asasi Manusia (HAM) Natalius Pigai mengungkapkan sedikitnya 20 warga meninggal dunia dalam lima peristiwa kekerasan yang terjadi di Papua hanya dalam kurun waktu sebulan terakhir. Dia menilai konflik di Bumi Cendrawasih tidak bisa lagi diselesaikan dengan pendekatan biasa dan membutuhkan keputusan politik tingkat tinggi.
Lima peristiwa kekerasan tersebut terjadi di wilayah Dogiyai, Yahukimo, Puncak Papua, Timika dan Tembagapura.
“Berdasarkan dari catatan baik dari domestik maupun internasional menunjukkan adanya peningkatan eskalasi. Dalam hampir sebulan saja, tidak kurang dari 20 orang meninggal dalam 5 (lima) peristiwa yakni Dogiyai, Yahukimo, Puncak Papua, Timika dan Tembagapura,” ujar Pigai, Senin (11/5/2026).
Pernyataan tersebut disampaikan Menter HAM sebagai respons atas laporan Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) yang mencatat 97 peristiwa kekerasan dan konflik bersenjata di Papua sepanjang 2025. Hingga April 2026, tercatat sudah terjadi 26 kasus kekerasan di wilayah Papua.
Menurut Pigai, meningkatnya eskalasi konflik menunjukkan bahwa penyelesaian persoalan Papua membutuhkan langkah besar dan keterlibatan berbagai pihak.