“Adapun penyelesaian konflik tersebut, perlunya upaya besar, keputusan politik tingkat tinggi, serta keterlibatan berbagai komponen bangsa,” katanya.
Pigai menegaskan konflik Papua merupakan persoalan strategis nasional yang tidak bisa diselesaikan hanya oleh satu kementerian atau lembaga tertentu.
“Penyelesaian konflik Papua membutuhkan keputusan bersama yang melibatkan unsur eksekutif, legislatif, yudikatif, partai politik, hingga tokoh-tokoh nasional,” ucapnya.
Dia juga menyoroti perkembangan teknologi informasi yang membuat setiap peristiwa kekerasan di Papua cepat diketahui publik. Karena itu menurut dia, setiap bentuk kekerasan harus dicegah agar tidak terus menimbulkan korban jiwa.
Pigai menilai selama ini pemerintah maupun lembaga negara lebih banyak menangani persoalan Papua secara kasus per kasus. Namun pendekatan tersebut dinilai belum cukup untuk menyelesaikan akar persoalan konflik berkepanjangan di wilayah tersebut.