Mensos Juliari Batubara Tersangka Suap Bansos, Begini Respons PDIP

Faieq Hidayat
Sekjen DPP PDIP Hasto Krtiyanto saat memberikan pengarahan pada Rakercabsus PDIP di Surabaya secara virtual, Minggu (20/9/2020).(istimewa)

JAKARTA, iNews.id - Menteri Sosial Juliari P Batubara ditetapkan KPK sebagai tersangka. Politisi PDI Perjuangan itu diduga menerima suap terkait pengadaan paket bansos berupa sembako untuk penanganan Covid-19. 

Sekjen DPP PDI Perjuangan, Hasto Kristiyanto mengingatkan para kader selalu menjaga integritas dan tidak menyalahgunakan kekuasaan, apalagi melakukan korupsi. 

“Kami selalu tegaskan bahwa kekuasaan itu untuk rakyat. Partai melarang segala bentuk penyalahgunaan kekuasaan, termasuk korupsi. Kalau sudah menyangkut hal tersebut, Ketua Umum PDI Perjuangan, Ibu Megawati selalu memberikan arahan kepada kadernya yang punya jabatan politik untuk tidak melakukan penyalahgunaan kekuasan, tidak korupsi. Tertib hukum adalah wajib bagi wajah pemerintahan yang bersih, bebas dari korupsi," kata Hasto dalam keterangan pers, Minggu (6/12/2020).

Menurut Hasto, PDIP selalu menanamkan sikap antikorupsi kepada para kader dalam berbagai kegiatan, termasuk Sekolah Partai bagi calon kepala daerah dan calon wakil kepala daerah, serta Rakernas. “Dalam tiga kali Sekolah Calon Kepala Daerah terakhir, PDI Perjuangan selalu mengundang pembicara dari KPK terkait pentingnya membangun kesadaran dan semangat antikorupsi tersebut," kata dia. 

Selain Juliari, Wali Kota Cimahi Ajay Muhammad Priatna ditangkap KPK terkait kasus suap RS Cimahi. Ajay merupakan Ketua DPC PDIP Kota Cimahi. Dikatakan Hasto, PDIP mendukung KPK dalam memberantas korupsi. 

Editor : Faieq Hidayat
Artikel Terkait
4 jam lalu

KPK Terbitkan 2 Sprindik Baru Kasus Suap Bea Cukai, Sudah Ada Tersangka

5 jam lalu

KPK Ungkap Modus Korupsi Bupati Lombok Barat, Atur Proyek hingga Terima Suap

10 jam lalu

Breaking News: KPK Tetapkan Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini Tersangka 

12 jam lalu

KPK soal Pengembalian Mobil Eks Wamenaker Noel Ebenezer: Sudah Bayar Uang Pengganti

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal