JAKARTA, iNews.id - Menteri Sosial (Mensos) Saifullah Yusuf atau Gus Ipul mengungkapkan lebih dari 106.000 penderita penyakit kronis telah mereaktivasi kepesertaan Bantuan Iuran Jaminan Kesehatan (PBI JK) Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan. Jumlah itu dihimpun sepanjang 2026.
Hal itu diungkapkan Gus Ipul saat Rapat Kerja (Raker) bersama Komisi IX DPR di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta Pusat, Rabu (15/4/2026). Dia mengungkapkan, pihaknya telah menonaktifkan 13,5 juta penerima manfaat PBI JK pada 2025.
"Jadi ada 13,5 juta yang kita nonaktifkan di tahun 2025. Sebanyak 106.000 lebih melakukan reaktivasi, sisanya berpindah segmen mandiri dan dibiayai oleh pemda. Ini yang tahun 2025," kata Gus Ipul.
Dari jumlah itu, dia mengatakan pihaknya telah mereaktivasi lebih dari 106.000 penderita katostropik dari penerima manfaat PBI JK sepanjang 2026. Dengan begitu, jumlah peserta PBI JK yang telah direaktivasi sebanyak 242.280 penerima manfaat.
"Pada awal tahun 2006 ini, dari 11 juta yang dinonaktifkan, 106.153 penderita katastropik telah direaktivasi otomatis, Sehingga total reaktivasi Januari sampai Maret tahun 2026 sebanyak 242.280 penerima manfaat. Mereka melakukan reaktivasi sebagai peserta PBI JK," ujar Gus Ipul.