Mensesneg soal Desakan Teken Rencana Aksi Nasional HAM: Saya Cek dan Jadi Catatan

Felldy Aslya Utama
Mensesneg Prasetyo Hadi akan mengecek draf Perpres Rencana Aksi Nasional Hak Asasi Manusia (RAN-HAM) yang hingga saat ini masih berada di Kemensetneg. (Foto: Felldy Utama)

JAKARTA, iNews.id - Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi buka suara terkait draf Peraturan Presiden (Perpres) Rencana Aksi NasionalHak Asasi Manusia (RAN-HAM) agar segera diteken Presiden Prabowo Subianto.

Berdasarkan informasi, draf rancangan Perpres RAN HAM Tahun 2026-2030 Generasi ke VI hingga saat ini masih berada di Kementerian Sekretariat Negara (Kemensetneg), setelah selesai diharmonisasikan Kementerian Hukum (Kemenkum) pada Bulan Januari 2026 kemarin. Draf itu sebelumnya diajukan oleh Kementerian HAM.

"Nanti saya cek, ini bagian dari salah satu catatan (Kemensetneg) juga,” ucap Prasetyo di Gedung Nusantara II, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (15/7/2026).

Dalam kesempatan terpisah, Menteri HAM, Natalius Pigai menyebut Perpres RAN-HAM akan menjadi pedoman pelaksanaan penghormatan, pelindungan, dan pemenuhan hak asasi manusia di Indonesia sekaligus acuan bagi pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan berbagai pemangku kepentingan dalam mengintegrasikan prinsip-prinsip HAM ke dalam penyelenggaraan pemerintahan dan pembangunan.

Pigai mengatakan, RAN-HAM merupakan amanat Internasional melalui National Action Plan on Human Rights sekaligus menjadi acuan bagi pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan berbagai pemangku kepentingan dalam pelaksanaan program hak asasi manusia.

Editor : Aditya Pratama
Artikel Terkait
10 hari lalu

Menteri HAM Pigai bakal Banding usai Dikalahkan Pegawainya di PTUN

10 hari lalu

PTUN Kabulkan Gugatan Pegawai Kemen HAM, Pigai Diminta Batalkan Mutasi Jabatan

11 hari lalu

Laporan Komnas HAM: Penuntasan 17 Kasus Pelanggaran HAM Berat Masa Lalu Masih Stagnan

17 hari lalu

Menteri HAM Bicara LGBT di IndonesiaI: Masyarakat Belum Siap

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal