Latar Belakang Perang Batak: Konflik Agama, Politik Dagang dan Perlawanan terhadap Belanda

Luthfi Fahmi Amali Umar
Ilustrasi perang batak. (Foto Ist).

Belanda terus mengejar Sisingamangaraja dan pasukannya yang mengakibatkan pertempuran berlanjut di daerah Tamba. Meskipun berhasil mengepung Sisingamangaraja XII di Dairi pada tahun 1907, Belanda dihadapkan pada pahlawan yang lebih memilih mati daripada menyerah. Pertempuran menuju kemerdekaan berlangsung hingga titik darah penghabisan. Sisingamangaraja XII dan pasukannya memilih mati sebagai bentuk perlawanan terakhir mereka terhadap penjajahan Belanda.

Perang Batak yang berlangsung dari 1878 hingga 1907, meninggalkan jejak tragis dalam sejarah Sumatra Utara. Latar Belakang Perang Batak yang dipicu karena Konflik agama, penolakan terhadap penyebaran agama Kristen, dan perlawanan sengit terhadap penjajahan Belanda menjadikan peristiwa ini sebagai bagian tak terpisahkan dari perjuangan kemerdekaan Indonesia.

Pada akhirnya, meskipun Sisingamangaraja XII gugur dalam pertempuran, kenangan akan keberaniannya dan perlawanannya terhadap penjajahan tetap hidup. Perang Batak menjadi bagian integral dari kisah pahlawan dan perjuangan yang membangun Indonesia yang merdeka dan berdaulat.

Editor : Faieq Hidayat
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Harga Minyak Dunia Turun usai Selat Hormuz Dibuka Lagi, Dekati Level Sebelum Perang AS-Iran

57 tahun lalu

Prabowo Yakin RI Aman saat Perang-Selat Hormuz Ditutup: Kita Percaya Diri Mampu Atasi

57 tahun lalu

PM Belanda Rob Jetten Minta Maaf kepada Tentara Maluku

57 tahun lalu

Siap-Siap! Harga Emas Diproyeksi Naik ke Rp2,79 Juta per Gram Pekan Ini

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal