Kronologi Sahroni Diperas Pegawai KPK Gadungan, Dimintai Uang Rp300 Juta

Achmad Al Fiqri
Wakil Ketua Komisi III DPR Ahmad Sahroni (foto: iNews.id)

JAKARTA, iNews.id - Wakil Ketua Komisi III DPR Ahmad Sahroni menjelaskan kronologi dugaan pemerasan dan pengancaman oleh pegawai KPK gadungan. Dia menjelaskan, awalnya seorang perempuan datang ke DPR untuk bertemu dengannya.

“Jadi kronologi, ada seorang ibu-ibu datang ke DPR dan meminta bertemu saya. Kemudian saya temui dan dia mengaku utusan dari pimpinan KPK," ucap Sahroni dalam keterangan tertulis, Jumat (10/4/2026).

Setelahnya, perempuan itu meminta uang senilai Rp300 juta dengan alasan untuk mendukung pimpinan KPK.

"Di situ dia meminta uang senilai Rp300 juta untuk dukungan pimpinan KPK. Saya langsung cek ke KPK dan KPK menyangkal ada utusan tersebut," kata Sahroni.

Kemudian, tim KPK bergerak bersama Polda Metro Jaya. Sahroni pun membuat laporan polisi.

Editor : Reza Fajri
Artikel Terkait
17 jam lalu

KPK Tahan 3 Tersangka Kasus Suap Dana Hibah Pokmas Jatim, Siapa Saja?

21 jam lalu

Viral Pesepeda Diduga Diperas Pemotor di Kalimalang, Begini Modusnya

2 hari lalu

KPK Terbitkan 2 Sprindik Baru Kasus Suap Bea Cukai, Sudah Ada Tersangka

2 hari lalu

KPK Ungkap Modus Korupsi Bupati Lombok Barat, Atur Proyek hingga Terima Suap

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal