Mereka tidak langsung mencurigakan karena sempat mengaku sebagai pemilik atau pengelola stand Uni Batik Solo, sehingga tidak menimbulkan kecurigaan dari sekitar.
Setelah berhasil menguasai situasi, para pelaku mulai menjalankan aksinya. Selama lebih dari 30 menit, mereka mengumpulkan berbagai koleksi batik bernilai tinggi, lalu memasukkannya ke dalam beberapa karung besar. Barang yang dicuri bukan batik biasa, melainkan batik tulis premium, termasuk batik sutra asli dan busana batik siap pakai.
Ady Sky mengungkapkan, koleksi yang raib merupakan hasil kerja panjang para perajin dan menjadi unggulan Uni Batik Solo di ajang INACRAFT tahun ini. Nilai kerugian ditaksir mencapai Rp1,3 miliar.
Usai kejadian, Ady Sky langsung melaporkan insiden ini ke Polres Metro Jakarta Pusat. Dari hasil penelusuran sementara, para pelaku diketahui kabur menggunakan mobil Toyota Calya dengan pelat nomor F 1091 FBU. Hingga kini, keempat pelaku masih dalam pencarian.
Melalui akun Instagram pribadinya, Ady Sky membagikan rekaman CCTV sekaligus membuka ruang bagi publik untuk membantu mengidentifikasi para pelaku.
"Kami kehilangan beberapa koleksi batik di tenant Uni Batik Solo di acara INACRAFT 2026. Video ini diunggah semata-mata untuk mencari informasi," tulisnya. dikutip Minggu (8/2/2026).
Dia juga berharap, dengan bantuan masyarakat, koleksi batik yang dicuri dapat ditemukan kembali dan para pelaku segera ditangkap. Hingga saat ini, pihak kepolisian masih mendalami kasus tersebut.