KPK Kantongi Identitas Pemberi Suap Bupati Pakpak Bharat Remigo

Ilma De Sabrini
KPK mengaku sudah mengantongi identitas pihak yang memberi suap terhadap Bupati Pakpak Bharat Remigo Yolando Berutu.

Beberapa hari lalu, pada 19-20 November 2018 KPK juga telah melakukan penggeledahan delapan lokasi di Pakpak Bharat, Sumatra Utara.

Delapan lokasi yang digeledah KPK yaitu rumah para tersangka, kantor bupati, kantor Dinas PUPR, dan rumah desa Salak Satu. Dari penggeledahan tersebut, KPK mengamankan sejumlah barang bukti elektronik, uang Rp55 juta, dan sejumlah dokumen terkait.

"Dalam penyelidikan ini kami pertajam beberapa barang bukti baru. Apalagi dalam penggeledahan kemarinkan cukup dapat banyak ya," ujar Febri.

Bupati Pakpak Bharat Remigo Yolando Berutu diduga menerima dana dari pelaksaan proyek sebanyak tiga kali pemberian dengan total pemberian Rp550 juta.

Diduga pemberian dana sebesar Rp500 juta tersebut dilakukan sebanyak tiga kali yaitu pada 16 November 2018 sebesar Rp150 juta dan pada 17 November 2018 sebanyak dua kali (Rp250 juta dan Rp150 juta).

Selain Remigo, KPK juga menetapkan David Anderson Karosekali (DAK) dan Hendriko Sembiring (HSE) sebagai tersangka. DAK adalah Plt kepala dinas PUPR Kabupaten Pakpak Bharat. Sementara HSE merupakan pihak swasta.

Editor : Djibril Muhammad
Artikel Terkait
Nasional
5 jam lalu

Hasil Survei Indikator: TNI Masih Jadi Lembaga Paling Dipercaya Publik, MK Masuk 5 Besar

Nasional
16 jam lalu

KY Kecam Hakim Masih Terjerat Korupsi meski Kesejahteraan sudah Diberikan

Nasional
17 jam lalu

KPK Ungkap Tren Emas Mulai Jadi Alat Suap: Barang Kecil, Nilainya Besar

Nasional
23 jam lalu

Bos PT Blueray John Field Menyerah usai Kabur dari OTT KPK, Langsung Ditahan

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal