KPK Dalami 'Uang Ngopi' di Kasus Dana Hibah Kemenpora

Aditya Pratama
Juru bicara KPK Febri Diansyah. (Foto: iNews.id/Ilma de Sabrini)

JAKARTA, iNews.id - Fakta baru terungkap dalam sidang lanjutan kasus dugaan korupsi dana hibah Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) untuk Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI). Fakta itu adalah adanya uang untuk ngopi dari KONI ke Kemenpora.

Fakta itu disampaikan asisten pribadi Menpora Imam Nahrawi, Miftahul Ulum, yang mengaku menerima 'uang untuk ngopi' dari Sekjen KONI Ending Fuad Hamidy. Juru bicara Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Febri Diansyah memastikan pihaknya akan mendalami fakta tersebut.

"Kemarin fakta-fakta yang penting dalam persidangan itu akan menjadi perhatian bagi KPK ya. Nah, nanti kami akan mendalami dan JPU akan melihat terutama saat proses dituntutan ya," ucapnya di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Jumat (5/7/2019).

Febri menuturkan, fakta-fakta dalam persidangan akan dianalisis lebih lanjut untuk menentukan apakah menjadi pengembangan perkara atau tidak. Jika dimungkinkan, KPK akan meneliti lebih lanjut kasus tersebut, terutama terkait nama-nama yang baru muncul di persidangan.

"Kita simak nama yang muncul di persidangan itu domain jaksa. Bukan dari saya responsnya. Kita simak fakta persidangannya," ujarnya.

Editor : Djibril Muhammad
Artikel Terkait
57 tahun lalu

KPK Angkut Mobil Porsche hingga Moge usai Geledah Rumah Eks Wamen Imipas Silmy Karim

57 tahun lalu

2 Truk Towing Masuki Rumah Silmy Karim saat Digeledah KPK, Ada Apa?

57 tahun lalu

KPK Lelang 106 Aset Rampasan dari Koruptor: iPhone, Sepatu hingga Apartemen

57 tahun lalu

Geledah Rumah Silmy Karim, KPK Yakin Ada Bukti Tambahan Pemerasan WNA

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal